Di Stadio Friuli, Selasa (30/9/2014) dinihari WIB, Parma menggebrak di menit ke-22 melalui pemain 18 tahun Jose Mauri. Di tepi kotak penalti ia menyongsong bola liar dan kemudian mengirimkannya ke dalam gawang tuan rumah yang dikawal oleh Orestis Karnezis.
Keunggulan Parma tak bertahan terlalu lama karena enam menit kemudian Udinese sudah memberi respons. Antonio Di Natale dengan sigap meneruskan bola dari Emmanuel Agyemang-Badu untuk membuat keadaan berimbang lagi.
Setelah itu Parma coba kembali menyerang meskipun kiper Karnezis berhasil dua kali menggagalkan usaha Antonio Cassano menjebol gawangnya; pertama melalui sundulan jarak dekat dan yang kedua dari sepakan voli.
Cassano kembali mengancam di menit ke-45 meskipun bola sepakannya kembali bisa dikandaskan Karnezis. Udinese lalu merancang serangan balik cepat, dengan Di Natale berhasil memaksimalkan peluang dengan tembakan dari dalam kotak penalti. Udinese berbalik unggul.
Di menit keempat masa injury time babak pertama, gol berikutnya lahir. Silvan Widmer menjatuhkan Mauri di kotak terlarang dan membuat wasit menunjuk titik putih. Cassano maju jadi algojo dan melambungkan bola ala penalti Panenka untuk mengecoh Karnezis.
Udinese kemudian kembali memimpin saat pertandingan memasuki menit ke-58. Menerima bola dari Widmer dalam posisi membelakangi gawang lawan, Thomas Heurtaux berhasil melepaskan tembakan yang membuat kiper Antonio Mirante tak berdaya.

0 Response to "Udinese Geser Sampdoria dari Posisi Tiga Usai Jinakkan Parma"
Posting Komentar